Riset Terbaru: Menyusui Dapat Kurangi Resiko Kanker Payudara

Sebuah studi internasional menemukan bahwa menyusui dapat mengurangi resiko kanker payudara hingga seperlima. Studi ini melibatkan sebanyak 750.000 wanita tersebut terbilang temuan “Powerful Strategy” untuk mengurangi resiko kanker payudara bahkan klasifikasi kanker paling agresif sekali pun.
Seorang pakar dari Inggris hingga menyatakan, jika Inggris mau meningkatkan tingkat kemauan ibu untuk menyusui, maka jumlah penderita kanker payudara di sana akan berkurang mengingat rendahnya ibu menyusui di Inggris. 
Data resmi menunjukkan bahwa hanya setengah dari para ibu di Inggris yang menyusui hingga 6 minggu dan hanya 1 persen yang mau memberikan Asi hingga 6 bulan, seperti dilansir Telegraph.co.uk.
Penelitian yang dipimpin oleh Badan Amal Kanker amerika bersama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Washington dan Rumah Sakit Mont Sinai New York menemukan bahwa menyusui tidak hanya melindungi dari kanker payudara secara umum namun juga melawan kanker triple negative yang termasuk paling sulit diobati.
Kanker payudara adalah kanker yang paling umum ditemukan di Inggris. Rasio penderitanya adalah satu dari delapan wanita dengan lebih dari 50.000 terdiagnosis dan 12.000 penderita meninggal tiap tahunnya.
Para pakar menyatakan bahwa tidak semua alasan terkait menyusui tersebut sudah diketahui namun tampaknya kadar hormon yang tinggi ketika digunakan untuk menyusui mempengaruhi pertumbuhan sel dan melindungi payudara dari perubahan-perubahan yang dapat meningkatkan resiko kanker payudara. 
Kesimpulan dari penelitian ini adalah menyusui adalah strategi ampuh untuk mengurangi resiko beberapa subtipe kanker payudara yang agresif dengan penurunan resiko sekitar 10-20 % tergantung pada status reseptor.
Berikut ini adalah database OECD 2005 yang menunjukkan bahwa Inggris adalah negara dengan kemauan para ibu untuk menyusui anaknya paling rendah meskipun untuk memberikan Asi eksklusif selama 3 bulan.
Tags

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker