Pemuda 14 Tahun Ditembak Di Kepala Oleh Penjajah Israel

Tentara penjajah israel melakukan penembakan terhadap seorang pemuda Palestina berusia 14 tahun. Penembakan tersebut terjadi saat terjadi kerusuhan di kamp pengungsian muslimin Palestina di kawasan Tepi Barat yang dikuasai penjajah israel. Penembakan di kamp Jalazoun itu terjadi pada hari Rabu (10/12/2014).
Rouf Hussein Snubar, nama pemuda tersebut. Ia sekarang mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit dekat Ramallah. Menurut sumber medis sebagaimana dilansir Al-akhbar.com, Rouf mengalami fraktur tulang tengkorak dan memerlukan penanganan yang serius.
Bentrokan tersebut dipicu oleh terbunuhnya salah seorang pejabat senior yaitu Ziad Abu Ein yang juga dibunuh oleh tentara penjajah israel di Turmusayya, Tepi Barat.
Seorang juru bicara militer penjajah israel mengatakan kepada kantor berita Ma’an bahwa kerusuhan tersebut melibatkan 50 warga Palestina dan mereka mengklaim hanya menembak yang penjajah israel sebut “Dalang Kerusuhan”. Mereka juga menuturkan bahwa tidak ada peluru panas yang digunakan melainkan hanya peluru baja berlapis karet.
Pemuda yang mejadi korban diberikan pertolongan pertama oleh dokter tentara sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Palestina.
Pekan lalu, seorang pemuda berusia 14 tahun juga ditembak dan terluka oleh tentara israel. Pemuda itu bernama Ahmad Mazin, ia ditembak saat terjadi berntrokan di timur Nablus, Tepi Barat bagian Utara.
IOF (Israeli Occupation Force), nama pasukan pendudukan penjajah israel sudah berulang kali melakukan penembakan terhadap aksi damai warga Palestina. Namun dunia seolah buta.
Sejak September 2000, pasca Intifadhoh kedua, sedikitnya 9.100 warga Palestina insyaa Allaah syahid. Termasuk di antara korban tersebut 2.053 masih anak-anak.
Tags

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker