Depkes Inggris Keluarkan Kebijakan Demi Menjaga Aurot Perawat Muslimah

1
Departemen Kesehatan (Depkes) Inggris (United Kingdom) membuat kebijakan yang cukup baik bagi kaum muslimah. Sebagai seorang muslimah tentu aurot harus senantiasa dijaga karena perintah dari Allah. Sebagaimana dipahami bersama bahwa seluruh tubuh seorang muslimah adalah aurot. Ada pun bagian tubuh yang boleh tampak adalah wajah dan telapak tangan.

Berkata Imam Syafi’i rohimahullah di dalam ” Mukhtashor al Muzani ”  :
” Bagi perempuan merdeka, hendaknya menutup auratnya dalam sholat sampai tidak kelihatan dari anggota tubuhnya kecuali wajah dan kedua telapak tangannya” (Al Muzani, Mukhtashor al Muzani ‘ala al Umm, ( Beirut, Dar al Kutub al Ilmiyah, 1413-1993 ) Cet Ke – 1, hal : 19)

Pakaian Syar’i Perawat Muslimah
Departemen Kesehatan Inggris membuat kebijakan bahwasanya bagi perawat atau dokter muslimah tidak perlu cuci tangan terlebih dahulu sebelum menemui pasien. Dalam prinsip cuci tangan, tenaga medis harus membasuh tangannya hingga ke lengan. Hal ini jika dilakukan oleh muslimah tentu tidak patut terutama letak tempat cuci tangan biasanya terletak di tempat yang dapat dilihat secara umum.
Menyikapi kebijakan ini, Depkes Inggris mengganti tindakan cuci tangan ini dengan mengharuskan perawat muslimah mengenakan sarung tangan yang menutup hingga lengan. Kebijakan ini sudah diterapkan sejak April 2010 sebagaimana dirilis dalam https://www.eutimes.net.

Imam Asy Syafi’i rahimahullah menegaskan dalam Al Umm (1/109) mengenai pendapat beliau,

وكل المرأة عورة إلا كفيها ووجهها

“Dan setiap wanita adalah aurat kecuali telapak tangan dan wajahnya.”

Juru bicara Departemen Kesehatan Inggris mengungkapkan,”Pedoman tersebut dibuat untuk menyelaraskan antara pengendalian infeksi dengan kebudayaan”.
Share

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.