Syaikh ‘Arifi Ditangkap Lagi Oleh Rezim Saudi November Ini

Syaikh Muhammad Al 'Arify Hafizhohullaah

Syaikh Al ‘Arifi ditangkap lagi oleh pemerintah Saudi karena menolak untuk turut serta dalam agenda pemerintah Saudi untuk menggempur para mujahidin di Suriah. Rencana tersebut dicanangkan oleh Dinas Intelijen Saudi. Serangan tersebut ditargetkan kepada para penduduk Saudi yang ikut serta berperang melawan syi’ah di Suriah. Berita ini dimuat dalam surat kabar Khosh yang terbit di Hamah pada 4 November 2014 lalu oleh Muhammad Ruz.

Menurut informasi yang dimuat pula dalam situs resmi Asroru ‘Arobiyyah, bahwa Syaikh Muhammad Al ‘Arify ditangkap karena menolak untuk turut serta dalam agenda intelijen Saudi menyerang para pejuang Suriah.

Muat Lebih

Menurut laporan intelijen pula, Syaikh ‘Arifi didaulat menjadi bagian dari Jabhatu ‘Ulama’. Syaikh dijadikan sebagai rujukan oleh para pejuang Suriah. Syaikh ‘Arify juga memberian masukan-masukan kepada para pejuang Suriah. Dalam penjelasan Dinas Intelijen Saudi tersebut pula, Syaikh Al ‘Arifiy dilaporan pernah melancong ke Turki untuk menemui para mujahidin. Dalam sebuah misi intelijen pula, mereka menyatakan bahwa Syaikh ‘Arifi(Hafizhohullaah) memberikan petuah kepada para pejuang Suriah untuk bangkit melawan rezim Nushoiriyyah.

Seorang aktivis HAM, Amin Badawi menyatakan bahwa Syaikh ‘Arify menyalahgunakan jabatannya untuk menyeru di mimbar-mimbar. Seruan tersebut berupa ajakan untuk berjihad secara global dan khususnya berjihad ke Suriah. Hal itu tetap Syaikh ‘Arifi lakukan meskipun telah mendapatkan peringatan dari pemerintah.

“Syaikh Al ‘Arifi sekarang berada di sel, penjara Al Mubahats di ‘Alisyah tengah menghadapi nasibnya atas 17 tuduhan”, kata Badawi. Dan banyak pula para Masyayikh yang akan ditangkap setelah berkas-berkas mereka selesai ditinjau, lanjut Badawi.

Aktivis HAM tersebut pun memberikan label sebuah frasa dalam twitternya yang tertuju pada Syaikh Al ‘Arifidengan gelar “#العريفي_خلف_القضبان” yang dalam bahasa Indonesia dapat diterjemahkan menjadi “#Al ‘Arifiy_Kaum Bar-Bar_Generasi Baru”. Hal ini memicu respon yang sangat besar di Twitter mengingat bahwa Syaikh ‘Arifiy termasuk sosok yang sangat berpengaruh di Arab Saudi dan bahkan akun Twitter Syaikh ‘Arify diikuti oleh jutaan orang dari seluruh dunia.

Sumber: https://hamamc.com

Pos terkait