Klasifikasi Sistem Imun Manusia

0
Secara garis besar kekebalan tubuh manusia dibagi dua, yaitu kekebalan tubuh tidak spesifik dan kekebalan tubuh spesifik. Kekebalan tubuh tidak spesifik, disebut tidak spesifik karena sistem kekebalan tubuh ini ditujukan untuk menangkal masuknya segala macam zat dari luar yang asing bagi tubuh dan dapat menimbulkan kerusakan tubuh/penyakit, seperti berbagai macam bakteri, virus, parasit atau zat-zat berbahaya bagi tubuh.
Sistem kekebalan atau pertahanan tubuh yang tidak spesifik:
  1. Pertahanan fisik: Kulit, selaput lendir
  2. Kimiawi: Enzim, keasaman lambung
  3. Mekanik: Gerakan usus, rambut getar selaput lendir,
  4. Fagositosis: Penelanan kuman/zat asing oleh sel darah putih
  5. Zat komplemen yang berfungsi pada berbagai proses pemusnahan kuman/zat asing.
Kerusakan pada sistem pertahanan ini akan memudahkan masuknya kuman/zat asing ke dalam tubuh. Misalnya, kulit luka, gangguan keasaman lambung, gangguan gerakan usus atau proses penelanan kuman/zat asing oleh sel darah putih (sel leukosit). Sistem kekebalan tubuh harus selalu dalam keadaan seimbang.Jika tidak, akan terganggu.
Kekebalan tubuh spesifik, ila masuknya kuman/zat asing tidak dapat ditangkal oleh daya tahan tubuh yang tidak spesifik, seperti yang telah dijelaskan di atas, maka diperlukan sistem kekebalan tubuh dengan tingkat lebih tinggi atau spesifik. Ada 2 jenis kekebalan tubuh yang berperan pada kekebalan yang spesifik ini, yaitu kekebalan selular dan kekebalan humoral. Kekebalan ini hanya berperan pada kuman/zat asing yang sudah dikenal artinya bila jenis kuman/zat asing tersebut sudah pernah atau lebih dari satu kali masuk ke dalam tubuh manusia.

Tinggalkan Komentar