Contoh Materi SAP Ispa, Askep Keluarga

A. Pengertian ISPA
ISPA adalah infeksi saluran pernafasan akut yang terjadi secara tiba-tiba, menyerang hidung, tenggorokan, telinga bagian tengah serta saluran nafas bagian dalam sampai ke paru-paru. Biasanya menyerang anak usia 2 bulan – 5 tahun.
B. Penyebab ISPA
ISPA dapat disebabkan oleh :
  • Bakteri, misal : Staphilococcus
  • Virus, misal : virus influenza
  • Jamur, misal : Candida Albican
  • Aspirasi (tersedak) karena makanan, ASI atau benda asing
C. Tanda dan gejala
  • Anak sering batuk
  • Kesulitan bernafas
  • Sakit tenggorokan
  • Pilek, demam
  • Sakit telinga, anak rewel
  • Kehilangan nafsu makan
D. Tanda bahaya anak harus dibawa ke petugas kesehatan adalah :
  • Anak tidak bisa minum
  • Kejang
  • Kesadaran menurun
  • Nafas mengorok (stridor)
  • Berat badan anak menurun (gizi buruk)
  • Tarikan dinding dada kedalam
Bila terdapat salah satu tanda di atas, maka anak harus segera dibawa ke petugas atau sarana kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.
E. Nasehat bagi Ibu Bila Anak Terkena ISPA adalah :
1. Pemberian Makanan :
  • Berilah makanan/ASI selama sakit
  • Perbanyak jumlahnya setelah sembuh
  • Bersihkan lubang hidung bila mengganggu pemberian makanan/ASI
2. Perbanyak Cairan
  • Berilah minum lebih banyak
  • Berilah ASI lebih banyak
F. Cara pembuatan larutan jeruk nipis – kecap.
1. Alat dan bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan larutan jeruk nipis – kecap adalah:
  • Beberapa buah jeruk nipis yang asih segar.
  • Setengah sendok teh kecap manis.
  • Satu buah gelas minum ukuran elimbing.
  • Satu buah sendok makan
2. Cara pembuatan larutan jeruk nipis – kecap adalah sebagai berikut:
  • Peras jeruk nipis dan tempatkan dalam gelas.
  • Campurkan dengan ½ – 1 sendok kecap manis, aduk rata.
  • Segera minumkan pada pasien.
3. Aturan pakai larutan jeruk nipis – kecap adalah:
  • Bagi orang dewasa, minum 3 x 1 sdm larutan tanpa dicampur air.
  • Bagi anak – anak, minumkan larutan 3 x ½ sdm larutan tanpa dicampur air.
  • Bila ingin minum air setelaheminum larutan, minumlah air matang yang masih hangat.
  • Bila batuk tidak berkurang, segera periksakan diri ke pusat pelayanan kesehatan terdekat.
G. Pencegahan
  • Bukalah jendela setiap hari agar udara segar dapat masuk ke dalam kamar
  • Jaga kebersihan tempat tidur anak, ganti sprei dan jemur kasur seminggu sekali
  • Kenakan anak pakaian yang bersih dan dengan bahan yang menyerap keringat
  • Hindari penularan dengan mengurangi anak kontak dengan anggota keluarga yang sakit
  • Beri ASI secara teratur
  • Beri anak makanan yang bergizi
  • Imunisasi anak denan lengkap
  • Segera ke sarana kesehatan apabila anak menunjukkan gejala-gejala ISPA
H. Tanda-Tanda Yang Perlu Diperhatikan Terhadap Kejadian Pnemonia :
  • Bawalah kembali anak ke petugas kesehatan bila :
  • Pernapasan jadi sulit
  • Pernapasan jadi cepat
  • Anak tidak bisa minum
  • Sakit anak jadi lebih berat
  • Tarikan dinding dada kedalam
DAFTAR PUSTAKA
Dainur. Dr. 1995. Ilmu Kesehatan Masyarakat. PT Widya Medika. Jakarta
Entjang Indan dr. 1991 Ilmu kesehatan Masyarakat. PT Citra Aditya Bakti. Bandung
Notoatmojdo S. Prof. dr. 1997. Ilmu Kesehatan Kerja. PT Rineka Cipta. Jakarta
Tags

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker