Metode Untuk Mencari Ide Judul Skripsi

Langkah awal dalam menulis sebuah karya ilmiah adalah mencari tema. Tema yang baik adalah tema yang tentunya bermanfaat bagi masyarakat yang luas. Semakin banyak masyarakat yang tersenyum akan riset kita maka itu menandakan bahwa memang manfaatnya dapat dirasakan oleh mereka. Dalam menentukan tema penelitian tentunya tidak semudah membalikkan telapak tangan (untuk tangan normal). Selain itu, tema yang baik adalah tema yang memang kita sukai. Jika kita memilih tema atau judul skripsi yang tidak sukai maka di tengah perjalanan dapat dipastikan akan mengalami masalah yang cukup menghambat. Sesuatu yang kita sukai kembali kepada bidang apa kita sedang menggelutinya. Setelah kita sudah paham bidang yang kita tekuni, kemudian kita saring lagi pembahasan mana yang membuat kita tertarik dan enjoy terhadap materi tersebut. Bagi mereka yang suka hal-hal yang bersifat darurat, bisa mengambil segmentasi kegawatdaruratan atau bidang lain yang diminati.
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk lebih membuka hati dan pikiran dalam menentukan judul skripsi/KTI tentunya kembali kepada mood. Beberapa langkah yang dapat ditempuh diantaranya

Muat Lebih

1. Mendekatkan diri kepada Allaah
Kunci semua keberhasilan adalah bagaimana kita bisa meraih keridhoan Allaah sehingga setiap langkah kita diberkahi.  Segala cara yang kita lakukan tidaklah akan bisa mencapai kesuksesan jika Allah tidak ridho terhadap apa yang kita lakukan. Contoh kecil, bisa saja skripsi itu kita pesan kepada jasa pembuatan skripsi. Hal tersebut cukup sederhana dan kita tidak perlu membuang waktu dan tenaga karena tinggal bayar lalu skripsi siap untuk diujikan. Memang benar cara itu singkat namun apakah Allah menghendaki kita sebagai seorang yang tumpul. Sebuah kesuksesan itu ditempuh sesuai tahapannya, meskipun bisa dipercepat atau diperlambat. Dipercepat dengan ketaqwaan kita kepada Allaah dan akan diperlambat karena kemaksiatan kita kepada Allaah.
2. Senantiasa berdzikir
Merenung di sini jangan  diartikan semedi/bertapa. Merenung yang saya maksud adalah merenungkan sudahkah kita maksimal dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allaah. Setelah itu, mulailah merenungkan nasib ^_^ (just kidding). Merenung pada dasarnya tidak diperbolehkan berdasarkan syari’at karena akan membuka celah bagi syaithon untuk mengganggu. Oleh karenanya, langkah yang paling baik adalah senantiasa berdzikir kepada Allaah. Insyaa Allaah jalan kesuksesan akan semakin terbuka. Semakin sering kita mengingat Allaah maka Allaah pun akan semakin perhatian kepada kita.
3. Mengamati
Mengamati para senior, bagaimana mereka bisa mendapatkan inspirasi. Suatu proses adaptasi perilaku akan diawali dengan sebuah observasi setelah itu ditiru kemudian dimodifikasi. Melihat kinerja mereka yang memang lihai dalam mencari ide untuk judul skripsinya. Tiap orang tentu berbeda-beda namun yang terpenting kita harus memiliki cara sendiri menentukan ide.
4. Baca buku
Membaca buku adalah jendela informasi. Dengan membaca, kita akan memiliki banyak kosa kata. Kemampuan merangkai kata akan semakin mudah kita lakukan jika kita memiliki perbendaharaan kata yang banyak. Contoh kecilnya seperti kita mencari sebuah referensi melalui mbah Google. Dalam Google kita akan dihadapkan dengan search engine yang bertugas mencarikan kita letak referensi itu.  Tentu dalam mencari referensi tersebut kita harus memasukkan kata kunci. Kata kunci yang kita miliki akan sangat beragam jika kita memiliki bahasa Indonesia yang baik dan benar ditunjang penguasaan kosa kata yang variatif atau bahkan ilmiah.
5. Baca laporan-laporan resmi semisal profil kesehatan
Profil kesehatan suatu profinsi dalam memberikan kita informasi seputar kesehatan selama satu tahun pada suatu profinsi. Informasi yang dapat kita temukan dalam profil kesehatan tersebut bisa berupa data statistik kejadian KLB (Kejadian Luar Biasa), jumlah orang sakit dalam kurun waktu tertentu, data penyakit terbaru atau bahkan data kelahiran anak dan berbagai data lain. Tentunya hal ini akan membantu kita dalam menentukan masalah apa yang kita angkat. Profil kesehatan ini dapat dijumpai di perpustakaan daerah masing-masing kabupaten atau kota.
6. Baca laporan penelitian
Laporan penelitian yang selain skripsi/KTI/thesis/disertasi dapat juga dijadikan sebagai sarana mengembangkan ide. Laporan penelitian sederhana pun jika memang menimbulkan polemik yang harus dipecahkan atau masih belum ditemukan solusinya makan perlu dilakukan peneltian lebih lanjut.
7. Baca laporan jurnal
Jurnal merupakan kumpulan hasil penelitian yang dijadikan satu baik berupa majalah, buletin atau bahkan pamflet. Seorang dosen baik yang berstatus PNS atau yang bekerja pada instansi swasta memiliki sebuah beban kerja tambahan yakni melakukan penelitian.
Penelitian tersebut akan dimasukkan dalam jurnal instansi di mana sang dosen bekerja atau bahkan dimasukkan jurnal nasional atau pun internasional. Selain itu, mahasiswa pun juga dapat melakukannya.
8. Replikasi (ulang penelitian)
Mengulang penelitian yang sudah diteliti bukan bermaksud duplikat. Dalam skripsi selalu ada poin-poin saran untuk peneliti berikutnya. Melalui saran yang ditulis peneliti untuk peneliti berikutnya adalah wacana tersendiri dari peneliti bahwasanya peneliti sebelumnya belum menelaah hal tersebut atau memang penelitian yang dilakukan masih belum sempurna hasilnya. Replikasi ini harus harus memiliki syarat populasi berbeda dan justice (alasan jelas).

Pos terkait