Langkah Teknik Jaw Thrust (Mendorong Rahang)

Senyumperawat.com – Tindakan emergency secara mendasar terdapat banyak hal yang perlu untuk dipelajari. Upaya pembelajaran ini tentunya adalah untuk memperkaya skill dari tenaga medis atau non medis ketika berhadapan dengan pasien. Teknik Jaw Thrust sebagai salah satu teknik pembebasan jalan nafas (air way). Poin penting dari teknik Jaw Thrust ini adalah satu-satunya tindakan awal yang aman bagi korban dengan cedera kepala terutama trauma cervical. Teknik ini pun dapat digunakan bagi korban tanpa cedera kepala. Pasien dicurigai mengalami cedera servikal jika terdapat lesi atau luka dari mulai kepala hingga dada.

Berikut langkah-langkah teknik Jaw Thrust:

  1. Pertahankan dengan hati-hati agar posisi kepala, leher dan spinal pasien tetap satu garis.
  2. Posisi penolong berada di atas kepala pasien dan posisikan lengan sejajar dengan permukaan pasien pada posisi berbaring.
  3. Letakkan tangan pada masing-masing sisi rahang bawah (mandibularis), pada sudut rahang di bawah telinga.
  4. Stabilkan kepala pasien dengan lengan bawah penolong.
  5. Dengan menggunakan jari telunjuk, sudut rahang bawah ditekan ke arah depan.
  6. Kedua ibu jari mendorong rahang bawah bagian depan sehingga mulut dapat terbuka.
  7. Kepala pasien tidak boleh ditengadahkan atau diputar.
  8. Perhatikan kelancaran jalan nafas lewat mulut dan tiadana sianosis setelah mengerjakan Jaw Thrust.

Perlu diingatkan kembali bahwasanya pasien dengan cedera servikal sangatlah berbahaya. Oleh karenanya harus memahami bagaimana tindakan yang tepat untuk mengatasi korban demikian.
Sumber:
Disadur dari Modul Pelatihan PPGD Pusbankes AGD 118, Persi Cab. DIY
Share

This website uses cookies.