Pentingnya SOAP Dalam Askeb (Asuhan Kebidanan)

0
Bidan harus melakukan  proses penatalaksananan kebidanan untuk mengambil suatu keputusan klinik, maka bidan harus mencatat temuan dan keputusannya. Hal ini sangat penting karena apabila temuan itu tidak disampaikan, seolah  ia tidak melakukan apa-apa. Dokumentasi memberiakan catatan permanen mengenai manajemen pasien dan dapat menjadi pertukaran informasi dengan petugas kesehatan yang lainnya. 
Proses penatalaksan kebidanan merupakan suatu metode pemecahan masalah untuk mengorganisir pemikiran dan tindakan yang menjadi berurutan secara logis. Proses penata laksanaan ini memberikan cara untuk mengatur dan menyatukan berbagai potongan-potongan pengetahuan, hasil temuan, ketrampilan, dan penilaian yang terpisah-pisah menjadi satu kesatuan yang mengandung arti. Penatalaksanaan kebidanan dapat dilakukan dengan cara SOAP. SOAP didasari dari proses pemikiran penata laksanaan kebidanan. Dipakai untuk mendokumentasikan asuhan pasien dalam rekaman medis pasien sebagai catatan.

  • S (Subjektive), merupakan data yang didapat berdasarkan apa yang dikatakan pasien. Ditulis sesuai dengan kata pasien.
  • O (Objektive), apa yang dilihat dan dirasakan oleh bidan sewaktu melakukan pemeriksaan baik dengan inspeksi, perkusi, palpasi, auskultasi atau pun hasil laboraturium.
  • A (Assessment), kesimpulan apa yang dibuat dari data-data subjektif/objektif tersebut.
  • P (Plan), hal yang dilakukan berdasarkan hasil pengevaluasian tersebut yang akan dilanjutkan dengan perencanaan untuk memberikan intervensi.

SOAP adalah catatan yang bersifat sederhana, jelas, logis, dan tertulis. Seorang bidan hendaknya menggunakan SOAP setiap kali ia akan bertemu dengan pasiennya. Selama masa antepartum, seorang bisa menulis satu catatan SOAP untuk setiap kunjungan, sementara dalam masa intrapartum, seorang bidan boleh menulis lebih dari satu catatan untuk satu pasien setiap harinya.
Tujuan dilakukan pendokumentasian ini, yaitu:

  • Menciptakan catatan permanen tentang asuhan yang diberikan kepada pasien.
  • Memungkinkan berbagi informasi dianatara pemberi informasi.
  • Memfasilitasi pemberian asuhan yang berkesinambungan.
  • Memungkinkan pengevaluasian dari asuhan yanng diberikan.
  • Memberiakan data untuk catatan nasional, riset, dan statistik mortalitas mordibitas.
  • Meningkatkan pemberian asuhan yang lebih aman, bermutu tinggi kepada klien.

Arti penting dibuatnya dokumentasi, yaitu:

  • Pembuatan grafik metoda SOAP merupakan progresi informasi yang sistematis yang mengorganisir penemuan dan konklusi anda menjadi suatu rencana asuhan.
  • Metoda ini merupakan penyulingan inti sari dari proses penata laksanaan kebidanan untuk tujuan penyediaan dan pendokumentasian asuhan.
  • SOAP merupakan urutan-urutan yang dapat membantu anda dalam mengorganisir pikiran anda dan memberikan asuhan yang menyeluruh. (Senyumperawat.com
Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.