Pemeriksaan Urin, Urinalisis (Urinalysis)

Urinalisis merupakan saran untuk mendapatkan informasi diagnostik kelainan morfologik/anatomik sebelum terjadi kelainan fungsi. Urinalisis adalah analisis mengenai ada tidaknya kelainan ginjal hingga saluran kemih atau di luar ginjal hingga saluran kemih hasil pemeriksaan urin. Kelainan di ginjal hingga saluran kemih dapat berupa:
  • Peradangan : leukosituria
  • Perdarahan : hematuria mikroskopis, ”gross hematuria”, piuria
  • Peny.ginjal: proteinuria persisten, silinderuria patologis, BJ yang selalu rendah (hipoperfusi, kerusakan parenkim, obstruksi)
Macam pemeriksaan urin:
  • Urin rutin : dikerjakan pada setiap penderita tanpa indikasi, digunakan sebagai dasar pemeriksaan lebih lanjut (makroskopis,sedimen,kimia)
  • Urin khusus : berdasarkan indikasi untuk menunjang diagnosis (bilirubin, keton, nitrit, Hb, urobilinogen, protein Bance Jones)
Jenis sampel atau pengambilan sampel berdasarkan waktu :
  • Urin pagi : diambil pertama kali setelah bangun tidur di pagi hari
  • Urin sewaktu : diambil pada satu waktu yang tidak ditentukan secara khusus
  • Urin 2 jam PP (postprandial) setelah makan : urin ditampung tepat 2 jam setelah makan,pemeriksaan glukosa setelah makan
  • Urin 24 jam : ditampung selama 24 jam, tampung dari jam 7, awal tidak ditampung,selanjutnya terus ditampung sampai urin jam 7 ditampung. Urin 24 jam untuk kuantitatif zatdalam urin misal kuantitatif protein dalam urin.5.
  • Urin 12 jam siang/malam : 7am tidak ditampung, 7am-7pm ditampung, 7pm ditampung
Pemeriksaan urin rutin:
  • Makroskopik/fisik: warna, kejernihan, buih, bau, Berat jenis
  • Mikroskopis/sedimen : epithel, kristal, silinder, lain-lain.
  • Kimia : pH, protein, glukosa

Pos terkait