Mengatasi Kejang Demam Anak Di Rumah

9
Kejang demam adalah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (suhu rectal diatas 38 derajat celcius) yang disebabkan oleh suatu proses ekstra kranium. Kejang merupakan kelainan neurologist yang paling sering dijumpai pada anak, terutama pada golongan umur 6 bulan sampai 4/6 tahun.
Menurut Wegman (1939) dan Millichap (1959) dari percobaannya berkesimpulannya bahwa infeksi apapun dengan peningkatan suhu yang tinggi dapat menyebabkan terjadinya bangkitan kejang. Selain itu factor herediter juga mempunyai peranan dalam penyebab terjadinya kejang demam. Terjadinya bangkitan kejang bergantung kepada umur, tinggi serta cepatnya suhu meningkat (Wegman, 1939 ; Prichard dan Mc Greal, 1958)

Terjadinya bangkitan kejang pada bayi dan anak kebanyakan bersamaan dengan:
  • Kenaikan suhu badan yang tinggi dan cepat dikarenakan infeksi
  • Umur anak yang kejang antara 6 bulan sampai 4/6 tahun
  • Lama kejang kurang dari 30 menit
  • Kejang bersifat umum
  • Frekuensi 4 x dalam satu tahun
  • Kejang timbul sekitar 16 jam timbulnya kenaikan suhu
Prinsip-prinsip penatalaksanaan kejang demam adalah:
  • Ikhtiar dan tawakkal hanya kepada Allaah
  • Mengatasi kejang secepat-cepatnya
  • Hibernasi, dengan menggunakan kompres hangat dan dengan pemberian obat-obatan. (kolaborasi dengan dokter)
  • Mencari dan mengobati penyebab kenaikan suhu
  • Obat antikonvulsan, obat untuk menghentikan atau mencegah fits atau kejang
  • Pengobatan penunjang

Tentu saja dalam hal ini orang tua harus bisa membaca ciri-ciri seorang anak yang terkena kejang demam. Di antaranya:

  • Kedua kaki dan tangan kaku disertai gerakan-gerakan kejut yang kuat dan kejang-kejang selama 5 menit.
  • Bola mata berbalik ke atas
  • Ggigi terkatup
  • Muntah
  • Tak jarang si anak berhenti napas sejenak.
  • Pada beberapa kasus tidak bisa mengontrol pengeluaran buang air besar/kecil
  • Pada kasus berat, si kecil kerap tak sadarkan diri. Adapun intensitas waktu kejang juga sangat bervariasi, dari beberapa detik sampai puluhan menit.
Penanganan pasien “KEJANG DEMAM “ di rumah:
  • Memohon kesembuhan hanya kepada Allaah. Lantunkan dzikir selama merawat anak.
  • Anjurkan kepada keluarga untuk menyediakan alat pengukur temperature / termometer di rumah dan beri tahu nilai normalnya .
  • Anjurkan kepada keluarga atau orang tua untuk menyediakan obat penurun panas
  • Beri tahu kepada orang tua dan keluarga untuk membawa anaknya ke RS bila terjadi kejang.
  • Berikan kompres dengan benar yakni menggunakan air hangat untuk menghindari penurunan suhu secara drastis. Letakkan kain kompres pada bagian lipatan tubuh seperti ketiak, selakangan dan bagian tubuh yang luas seperti dada dan punggung.
  • Lepas baju anak agar penguapan lebih cepat.
  • Hindarkan benda-benda berbahaya dari dekat anak.

Segera  bawa anak ke dokter jika:

  • Demam hingga 40ºC
  • Kejang pada separuh tubuh
  • Mengalami kelumpuhan separuh badan setelah terserang kejang
  • Mengalami kelumpuhan sementara atau menetap
  • Mengalami kejang berulang lebih dari 2 kali sehari
  • Saat kejang, balita berumur kurang dari 6 bulan
  • Kejang berlangsung lebih dari 15 menit.
Kesembuhan adalah atas izin Allaah, kita hanya dapat berusaha semaksimal mungkin. (Destur/eSPer)

9 KOMENTAR

  1. Terima kasih mas bro…info seperti ini memang sangat bermanfaat.
    Ada sedikit pertanyaan nih mas bro… waktu anak saya demam katanya jangan langsung di kasih obat penurun panas, katanya biarin dulu antibodinya berreaksi. Tapi sebagi ortu, kita kan kuatir. gimana tuh mas bro. tolong penjelasannya. thanks

    • itu bagus kang memang namun sebagai pertimbangan awal, coba dipantau suhu tubuhnya setiap 15-30 menit sekali, jika sudah mengkhawatirkan lebih baik segera diberi tindakan medis karena sangat riskan terjadi kejang.

Tinggalkan Komentar