Langkah Tepat Melawan Kristenisasi

0
Kristenisasi di Indonesia bukanlah barang baru. Sebuah fenomena yang tak kan pernah bisa dipungkiri hingga kelak hari kiamat menyapa kehidupan dunia. Proteksi aqidah umat Islam menjadi sebuah PR (Pekerjaan Rumah) seluruh kaum Muslimin. Berbagai cara ditempuh oleh mereka. Misionaris kristen sudah dibekali dengan berbagai macam kemampuan dan dana yang tak terbatas untuk sekedar memurtadkan kaum Muslimin. Allaah telah jelas berfirman:
وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلا نَصِيرٍ
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (Al Baqoroh: 120)
Solusi menghadapi kristenisasi ini harus dimulai sedini mungkin dan tentunya upaya preventif sangat diutamakan. Ustadz Farid Okbah MA, menyampaikan beberapa upaya yang dapat kaum Muslimin lakukan untuk bisa menangkal makar musuh Islam tersebut. Hal ini pernah beliau sampaikan dalam “Perbandingan Agama dan Perlawanan Strategi Kristenisasi” di Islamic Center Al-Islam, Pondok Gede, Bekasi tahun 2008
silam. Ada pun poin-poin yang dapat diupayakan antara lain:
  1. Menguatkan kesadaran berislam.
  2. Meningkatkan ukhuwah Islamiyah.
  3. Memberdayakan lembaga-lembaga Islam (ormas, pendidikan, pesantren, perguruan tinggi dan lainnya).
  4. Mengintensifkan kajian dan pelatihan tentang bahaya kristenisasi dan cara penangkalannya bagi aktivis dakwah.
  5. Mengirim para da’i yang sudah dibekali pengetahuan yang cukup tentang Islam dan tantangannya ke daerah-daerah terpencil terutama daerah basis kristenisasi.
  6. Terus menerus memberi penyadaran kepada umat Islam akan bahaya kristenisasi lewat berbagai media baik elektronik, cetak, maupun pengajian dan majelis taklim.
  7. Menyelenggarakan lembaga khusus untuk kaderisasi penangkalan.
  8. Selalu mengadakan studi lapangan tentang kondisi umat dan perkembangan kristenisasi dengan membuka berbagai macam termasuk berkedok Islam.
  9. Mengefektifkan para muhtaddin atau muaallaf sebagai counter attack kepada gerakan-gerakan kristenisasi dalam membuat jaringan bagi mereka bersama para kristolog muslim.
  10. Mengungkap fakta dan data kristenisasi kepada semua pihak, terutama kepada para pejabat muslim dengan metode power point agar mereka terbelalak atas kerja mereka.
  11. Mengantisipasi gerakan penyusunan kekuatan kristenisasi melalu laskar-laskar mereka seperti laskar kristenisasi, laskar mahoni dan lainnya.
  12. Menggalang kekuatan ulama dalam menangkal kristenisasi termasuk kebangkitan internasional dunia Islam.
Perlu adanya sinergi umat Islam untuk bersatu. Sebuah lidi ketika dipatahkan maka akan sangat mudah namun ketika dirangkai menjadi sebuah sapu maka akan sangat sulit untuk dipatahkan. Seekor anak ayam ketika diserang oleh musang maka akan sangat mudah ditangkap. Akan sangat berbeda jika di balik anak ayam itu ada ribuan ayam jago yang siap membela sesamanya. (Bung Destur/senyumperawat.com)
Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.