Contoh Laporan Pendahuluhan Proposal Penkes Napza

0
A. Latar Belakang
Narkoba atau Napza adalah bahan / zat yang dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan / psikologi seseorang ( pikiran, perasaan dan perilaku ) serta dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologi. Yang termasuk dalam Napzaadalah : Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya. Menurut UU RI No. 35/2009, Narkotika adalah: zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semisintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.
Dalam dunia remaja, masalah yang berkaitan dengan Napza dianggap masalah yang urgen. Terbukti dengan banyaknya kasus pecandu Napza yang notabene adalah remaja yang masih mempunyai masa depan yang panjang. Berdasarkan. Oleh karena itu kami merasa perlu untuk memberikan penyuluhan yang berhubungan dengan Napza terutama pada ranah remaja.
B.Rencana Keperawatan
a. Diagnosa Keperawatan: Resiko terjadinya kasus Napza pada remaja di dusun Tanjung Senang RT 4, 5, dan 6 desa Merak Batin berhubungan dengan kurangnya pengetahuan.
b. Tujuan Umum
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan, siswa diharapkan dapat mengetahui dan memahami tentang definisi Napza, jenis-jenis Napza, dampak Napza terhadap fisik, penyebab penyalahgunaan Napza, dan pencegahan dari Napza.
c.Tujuan Khusus
1) Remaja mampu menyebutkan pengertian Napza
2) Remaja mampu menyebutkan jenisNapza
3) Remaja mampu menyebutkan dampak penyalahgunaan Napza
4) Remaja mampu menyebutkan penyebab penyalahgunaan Napza
5) Remaja mampu menyebutkan tingkatan penyalahgunaan Napza
6) Remaja mampu menyebutkan pencegahan dari Napza
7) Remaja mampu menyebutkan penangan/pengobatan Napza
d. Rencana Kegiatan
1. Topik : Napza
2. Metode : Ceramah, Tanya Jawab
3. Media : LCD dan laptop
4. Waktu Dan Tempat : Sabtu, 11 Juni 2014 Di Masjid Baabul Jannah RT 5, Dusun Tanjung Senang.
5. Pengorganisasian : Kegiatan ini dilaksanakan oleh kelompok III yang berjumlah 12 orang dengan rincian peran (tugas) :
         1) Penanggung Jawab :
                a) Pembimbing Akademik :
                b) Pembimbing Lahan : 
                c) Ketua Kelompok :
         2) Ketua Pelaksana :
         3) Penyaji :
         4) Demonstrator :
         5) Narasumber :
         6) Seksi Acara :
         7) Observer :
         8) Humpubdekdok :
         9) Seksi Perlengkapan :
         10)Seksi Konsumsi :
e. Susunan Acara
    1. Pembukaan
    2. Sambutan
    3. Penyajian materi
    4. Demonstrasi
    5. Diskusi/tanya jawab
    6. Evaluasi klarifikasi
    7. Penutup
f. Susunan Tempat
C. Kriteria Evaluasi
a. Struktur:
    1. Ruangan kondusif
    2. Peralatan memadai
    3. Media dan materi telah tersiapkan
    4. Undangan atau peserta yang hadir sesuai kriteria
b. Proses:
    1. Materi disampaikan dengan lugas
    2. Audiens menyimak dengan seksama dan aktif
    3. Peralatan bekerja dengan baik
    4. Acara berjalan sesuai alokasi waktu.
c. Hasil:
    1. Minimal 60% peserta dapat mengikuti penyuluhan dan dapat menjelaskan definisi Napza.
    2. Minimal 60% peserta dapat mengikuti penyuluhan dan dapat menyebutkan jenis-jenis Napza.
    3. Minimal 60% peserta mampu menyebutkan dampak penyalahgunaan Napza.
    4. Minimal 60% peserta mengikuti penyuluhan dan dapat menyebutkan penyebab penyalahgunaan Napza.
    5. Minimal 60% peserta mengikuti penyuluhan dan dapat menyebutkan tingkatan penyalahgunaan Napza.
    6. Minimal 60% peserta dapat menyebutkan upaya pencegahan dari Napza.
    7. Minimal 60% peserta dapat menyebutkan upaya pengobatan pemakai Napza.
Note: Materi penkes bisa dibaca pada artikel berikutnya
Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.