Aplikasi Android Untuk Perawat, Dokter, Bidan & Apoteker

2
Teknologi kian menunjukkan jati dirinya yakni selalu inovatif dan memudahkan konsumen. Peran teknologi dapat dimanfaatkan diberbagai lini. Salah satu bidang yang begitu terbantu dengan perkembangan teknologi ini adalah dibidang medis. Android sebagai salah satu fenomena sepanjang 2-3 tahun belakangan memberikan corak baru. Munculnya aplikasi berbasis android yang semakin mudah digunakan dan diakses dapat begitu membantu para tenaga medis untuk belajar dan berlatih sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan.

Dalam ulasan kali ini, penulis hanya sedikit memberikan gambaran betapa teknologi android ini begitu membantu. Hal ini tercermin dari beberapa aplikasi yang akan penulis ulas pada paragraf berikutnya. Aplikasi-aplikasi ini dapat dengan mudah didapatkan di Google Playstore baik yang gratis mau pun yang berbayar. Tentu yang berbayar lebih komprehensif namun yang gratis pun tidak kalah penting untuk dimiliki. Di bawah ini penulis kupas beberapa aplikasi android untuk Perawat, Dokter, Bidan dan Apoteker bahkan untuk Dietizen pun ada.

1. Paramedis
Aplikasi tersebut diberi nama Paramedis. Secara lengkap namanya adalah IK (Instruksi Kerja) Medis Paramedis. Aplikasi Paramedis ini berisikan SOP beberapa tindakan medis seperti penjahitan luka, perawatan luka, pengangkatan jahitan, irigasi mata dan lain sebagainya. Aplikasi android untuk Paramedis ini digagas oleh Puskesmas Ngadirojo Pacitan Jawa Timur dengan alamat website www.puskesmasngadirojo.com. Aplikasi ini pun sudah mendapatkan ISO 90001:2008. Aplikasi yang dikemas dalam bahasa Indonesia ini dapat digunakan sebagai bahan referensi terutama yang bekerja di Puskesmas.

2. Drug Dictionary

Medical Drug Dictionary merupakan salah satu aplikasi wajib untuk apoteker khususnya. Aplikasi ini berisikan daftar berbagai macam obat dan cara pemakaiannya. Selain itu, dijelaskan pula didalamnya aturan pakai, efek samping, dosis dan bahkan cara penyimpanan obat. Aplikasi ini sangat membantu dalam efisiensi waktu untuk mempelajari berbagai macam obat. Satu hal yang perlu diperhatikan dari aplikasi ini adalah bahasa yang digunakan. Aplikasi ini dikemas dalam bahasa Inggris sehingga memang sebagai tenaga medis juga dituntut untuk berbahasa Inggris aktif. Dalam aplikasi android Drug Dictionary tersebut terdapat ratusan obat baik generic mau pun tidak.

3. ECG

Sebagaimana kita ketahui kepanjangan dari ECG yaitu Electro Cardio Gram. Sebuah alat yang digunakan untuk mengukur frekuensi jantung, irama jantung dan juga mendeteksi adanya kelainan aktivitas listrik jantung. Aplikasi ini sekarang dikemas dalam bentuk android. Sebuah sarana yang sangat bermanfaat bagi tenaga medis untuk mempelajarai macam-macam kelainan listrik jantung. Aplikasi yang dibuat dalam bahasa Inggris ini memuat berbagai irama jantung yang dapat dipelajari secara simpel. Secara singkat dijabarkan pula irama normal jantung yakni PQRS. Selain itu, terdapat puluhan irama listrik jantung yang tidak normal dimasukkan pula dalam aplikasi yang gratis ini. Beberapa diantaranya irama Hemiblocks, Sinus Pause, Asystole, Atrial Tachycardia dan lain sebagainya.

4. ACLS App

ACLS (Advanced Cardiovascular Life Support) kini dapat selalu kita ingat konsepnya dengan aplikasi android ACLS App. Aplikasi yang cukup mudah diakses ini memberikan bagan tindakan emergency untuk menyelamatkan pasien yang mengalami henti jantung. ACLS sebagai lanjutan dari BCLS tentu tidak dengan mudah kita dapatkan sertifikatnya karena memang mahal biaya pelatihannya. Namun semua itu dapat kita pelajari dengan lebih praktis melalui Hp Android. Didalamnya dijelaskan secara runtut mulai tindakan awal ketika seseorang mendapati ada pasien henti jantung hingga selesai tindakan. Dalam aplikasi yang tidak berbayar ini juga dicantumkan gamabran EKG (ECG) pasien henti jantung dan bagaimana tindakan berikutnya.

5. ACLS 12

Aplikasi yang dirilis oleh Anesoft Corporation ini memang berbayar alias tidak gratis. Aplikasi ini sebagaimana aplikas ACLS di atas yakni memberikan penjabaran tentang SOP penanganan pasien henti jantung. Dalam aplikasi ini terdapat 12 kasus yang biasa terjadi pada pasien henti jantung serta cara penanganannya. Satu hal yang membuat beda antara aplikasi ini dengan ACLS App adalah aplikasi ACLS 12 dikemas lebih menarik. Didalamnya terdapat video tindakan ACLS sesuai 12 kasus yang dijabarkan. Selain itu, gambaran EKG nya pun berupa gambar gerak sesuai irama jantung dalam kasus. Harga yang perlu dibayar untuk aplikasi ini tidak mahal, cukup Rp 58.133. Rasanya tidak begitu mahal jika dibandingkan dengan manfaat yang akan kita dapatkan dari aplikasi ini. Aplikasi ini dikemas dalam bahasa Inggris.

4. Anatomy Learning

Aplikasi yang didanai oleh Unity ini dikemas dalam bahasa Inggris dan Spanyol. Berbeda dengan aplikasi sebelumnya, meskipun gratis, aplikasi ini merupakan aplikasi online. Untuk mengakses aplikasi ini perlu koneksi internet yang cepat oleh karena gamaban anatomi yang disajikan full 3D. Selain spesifikasi RAM Hp yang cukup besar juga memerlukan koneksi wi-fi yang mumpuni agar dapat dibuka dengan baik. Aplikasi ini dikemas dengan bahasa Inggris. Mengupas berbagai macam anatomi tubuh manusia.

5. CPR QuickGuide

CPR (Cardio Pulmonary Resuscitation) merupakan tindakan emergensi untuk pasien henti jantung dan henti nafas. Aplikasi ini gratis sehingga cukup memudahkan tenaga medis untuk belajar. CPR QuickGuide dikemas dalam bahasa Inggris. Aplikasi yang memuat beberapa kasus emergensi ini cukup menarik. Didalamnya terdapat gambar bergerak yang dipadu teks penjelasan. Beberapa kasus yang diangkat dalam CPR Quick Guide diantaranya Adult CPR, Child CPR, Infant CPR, Heart Attack, Shock, Choking dan lain sebagainya. Satu hal penting dalam aplikasi CPR QuickGuide adalah aplikasi ini sudah menggunakan konsep CAB bukan ABC.

6. CPR-Choking

Mirip dengan aplikasi CPR QuickGuide hanya CPR-Choking ini dikemas dalam bentuk video. Konsep CAB pun sudah diterapkan dalam aplikasi ini. Kabar gembiranya aplikasi ini gratis. Sebagaimana judulnya, ada dua pembahasan ini dalam aplikasi CPR-Choking yaitu tentang CPR dan Choking. Dalam tiap pembahasan itu dibagi lagi menjadi penanganan terhadap dewasa, anak-anak dan bayi. Cukup menarik karena videonya pun begitu jelas.

7. First Aid

Aplikasi First Aid ini gratis. Kemasannya full color meskipun berlatar gelap. Dalam aplikasi android First Aid ini dijelaskan berbagai hal dan peralatan yang sangat diperlukan dalam sebuah penanganan pertama dalam berbagai kasus. Ada pembahasan tentang serangan jantung dan shock, pembalutan luka dan perdarahan, cedera kepala bahkan fraktur dan keracunan. Sayangnya semua itu dikemas hanya dalam bentuk teks bahasa Inggris tanpa ada gambar dan video. Pada menu “Kit” dicantumkan berbagai alat dan obat-obatan yang harus ada dalam box Firs Aid. Selain itu, dalam aplikasi Firs Aid juga ada soal-jawab terkait dengan penanganan pertama pada pasien.

8. Glasgow

Aplikasi ini gratis dan cukup simpel. Jika seumpama kita sebagai tenaga medis sulit untuk menghafal tiap skor GCS maka aplikasi ini akan cukup membantu. Dalam GCS tentu sudah kita ketahui bahwa terdapat tiga skor yang dinilai yakni EMV (Eye, Motoric, Verbal). Dalam aplikasi tersebut sudah dijabarkan sesuai indikator pasien baik pada kolom E, M atau V. Jadi kita tinggal meng”klik” ciri pasien pada tiap kolom dan aplikasi ini akan secara otomatis menjumlahnya dan kita akan mendapatkan total GCS pasien. Aplikasi Glasgow ini dikemas dalam bahasa Inggris.

9. Glasgow Coma Scale

Aplikasi Glasgow Coma Scale hampir sama dengan aplikasi Glasgow hanya tampil lebih modern dan lengkap. Aplikasi ini masih sama dengan Glasgow dari segi bahasa yakni bahasa Inggris sebagai bahasa utama namun kita juga dapat memilih bahasa yang lain seperti Rusia, Spanyol, Prancis, Turki dan lain-lain.. Perbedaannya adalah aplikasi ini tidak memerlukan scrol ke bawah untuk memilih indikator pasien pada kolom EMV melainkan sudah otomatis berganti halaman ketika kita memilih salah satu indikator pada tiap EMV. Lebih menariknya adalah dalam aplikasi ini dibedakan antara GCS dewasa dengan anak-anak.

10. Ideal Weight

Ideal Weight begitu cocok untuk Dietizen (Ahli Gizi). Aplikasi ini akan membantu tim medis menentukan pasien mengalami obesitas atau justru underweight. Cukup simpel karena tidak perlu membawa tabel IMT. Penggunaanya cukup mudah yakni cukup menentukan BB (Berat Badan) dan TB (Tinggi Badan). Cara menentukannya adalah dengan menggeser garis angka pada BB dan TB yang sesuai dan hasilnya dapat kita lihat bahwa IMT (Indeks Massa Tubuh) kita normal atau tidak.

11. Heart Sound & Murmurs

Aplikasi Heart Sound & Murmurs ini gratis. Kemasannya cukup simpel dan tidak sulit untuk digunakan. Fokus utama aplikasi ini lebih kepada pengenalan terhadap suara jantung yang tidak normal. Heart Sound & Murmurs dikemas dalam bahasa Inggris. Terdapat beberapa suara kelainan jantung seperti Systolic Murmurs, Aortic Stenosis, Atrial Septal Defect, Hemitruncus dan lain sebagainya. Cukup memberikan gambaran kepada kita selaku tenaga medis tentang kelainan suara jantung.

12. Neomate

Aplikasi yang dirilis oleh Pediatrics.co.uk ini begitu simpel memberikan kita SOP tentang penanganan emergensi terhadap neonatal. Penekanan utama pada aplikasi ini adalah sebagaimana judulnya yakni menentukan dosis obat-obat emergensi sesuai berat badan bayi. Sangat membantu kita dalam menentukan dosis obat tanpa perlu menghitungnya karena secara otomatis akan dihitung oleh alikasi ini.

13. Pocket CPR

Aplikasi yang digagas oleh British Heart Foundation (BHF). BHF yang bermarkas di Inggris ini memiliki website resmi yakni www.bhf.org.uk. Aplikasi ini sangat beda dari aplikasi CPR yang lain. Lebih inovatif dengan video dan gambar yang sangat menunjang kemasannya. Selain itu dalam aplikasi ini juga terdapat simulator untuk mengukur kedalaman kompresi dada saat CPR. Cukup mudah penggunaannya asal punya Hp Android. Ada satu hal yang unik dari aplikasi ini yakni ada simulasi yang dilakukan oleh anak-anak dengan kemasan gaul, cukup lucu. Bagusnya aplikasi ini gratis.

Nantikan ulasan berikutnya terkait aplikasi yang memudahkan tim medis dalam melakukan tugas. (Destur/eSPer)

Share

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.