Meneran/Mengejan Efektif Saat Melahirkan

0
Senyumperawat.com – Tenaga mengejan ini hanya dapat berhasil bila pembukaan sudah lengkap dan
paling efektif sewaktu ada his. Tanpa tenaga ini anak tidak dapat lahir,
misalnya pada penderita yang otot-otot perutnya mengalami kelumpuhan,
persalinan harus dibantu dengan forsep. Apabila
wanita mengejan sebelum pembukaan serviks lengkap maka dorongan spontan bagian
presentasi terhadap servik yang belum berdilatasi hanya akan mengakibatkan
edema serviks. Jika edema yang terjadi cukup parah maka dapat menghambat
persalinan atau setidaknya meningkatkan kemungkinan laserasi serviks dan
perdarahan karena serviks yang kongesti menjadi rapuh.

Pengaturan Nafas yang Efektif
Meminta
wanita untuk bernafas pada saat yang tepat adalah dasar untuk mencegah
keletihan yang tidak perlu. Pernafasan yang cepat dan pendek merupakan jenis pernafasan
yang melelahkan, digunakan jika hanya wanita memang tidak boleh mengejan. Jenis
pernavasan Lamaze maupun abdomen juga melelahkan jika digunakan pada persalinan
awal fase laten, sebelum teknik ini benar-benar diperlukan. Pernafasan normal
alamiah harus dianjurkan selama masa ini.

Secara tradisional dianjurkan metode pernafasan valsava yang  mengharuskan ibu untuk menahan nafasnya dan
mengejan. Saat ini, dianjurkan modifikasi Valsava untuk menghindari anoksi
maternal dan bayi. Dalam metode yang tekah dimodifikasi, ibu dianjurkan untuk
mengambil nafas dalam dan menahannya selama 5 detik, kemudian melalui bibir
dihembuskan setiap 5 detik. Ia bernafas lagi dan  meneruskan untuk menghembuskan dan mengejan
selama kontraksi terjadi.
Teknik Relaksasi
Efektif
Bila kontraksi telah berhenti ibu dibiarkan beristirahat, relaksasi
sempurna. Tentu saja ini merupakan suatu kerja keras. Untuk menghindari kelelahan,
ia mungkin memerlukan untuk bernafas cepat dan dalam selama kontraksi.
Relaksasi ini dapat diajarkan ketika seorang wanita berada pada persalianan
aktif, jika ia belum mengetahuinya teknik ini terdiri dari wanita mengambil
nafas dalam dan kemudian mengeluarkan semuanya dengan “suatu hembusan kuat”
setelah kontraksi selesai. Teknik berfungsi ganda tidak hanya meningkatkan
relaksasi tetapi juga membersihkan nafas dengan kemungkinan menghilangkan
kemungkinan hiperventilasi selama kontraksi atau untuk memutus pola nafas cepat
pada saat yang sama. Relaksasi akan meningkat jika memberikan wanita gambaran
tentang seperti apa ia seharusnya terlihat dan merasa setelah menghembuskan nafas. Sebagai contoh :
“Biarkan diri Anda tenggelam ke dalam tempat tidur dan lunglai seperti boneka
kain.” (atau lap basah atau mie yang lunak).

Tinggalkan Komentar