Macam Teknik Fisioterapi Dada

2
SenyumPerawat – Fisioterapi dada merupakan tindakan yang dilakukan pada klien yang
mengalami retensi sekresi dan gangguan oksigenasi yang memerlukan bantuan untuk
mengencerkan atau mengeluarkan sekresi.
=> Meningkatkan efisiensi pernapasan dan ekspansi paru
=> Memperkuat otot pernapasan
=> Mengeluarkan secret dari saluran pernapasan
=> Klien dapat bernapas dengan bebas dan tubuh mendapatkan oksigen yang cukup.
Fisioterapi dada mencakup tiga teknik: drainase postural, perkusi dada, dan vibrasi.
1. Drainase Postural
Merupakan cara klasik untuk mengeluarkan secret dari paru dengan
mempergunakan gaya berat (gravitasi) dari secret. Pembersihan dengan cara ini
dicapai dengan melakukan salah satu atau lebih dari 11 posisi tubuh yang
berbeda. Setiap posisi mengalirkan secret dari pohon trakheobronkhial ke dalam
trachea. Batuk penghisapan kemudian dapat membuang secret dari trachea. Pada
penderita dengan produksi sputum yang banyak drainase postural lebih efektif
bila disertai dengan perkusi dan vibrasi dada.
#Indikasi Klien Yang Mendapat Drainase Postural
=> Mencegah penumpukan secret yaitu pada:
=> Pasien yang memakai ventilasi
=> Pasien yang melakukan tirah baring yang lama
=> Pasien yang produksi sputum meningkat seperti pada fibrosis kistik,
bronkiektasis
#Mobilisasi secret yang tertahan :
=> Pasien dengan atelektasis yang disebabkan oleh secret
=> Pasien dengan abses paru
=> Pasien dengan pneumonia
=> Pasien pre dan post operatif
=> Pasien neurology dengan kelemahan umum dan gangguan menelan atau batuk
#Kontra Indikasi Drainase Postural
=> Tension pneumothoraks
=> Hemoptisis
=> Gangguan system kardiovaskuler seperti hipotensi, hipertensi,
infarkniokard, aritmia
=> Edema paru
=> Efusi pleura
=> Tekanan tinggi intrakranial
#Persiapan Pasien Untuk Drainase Postural:
=> Longgarkan seluruh pakaian terutama daerah leher dan pnggang
=> Terangkan cara pelaksanaan kepada klien secara ringkas tetapi lengkap
=> Periksa nadi dan tekanan darah 
=> Periksa apakah pasien mempunyai refleks batuk atau memerlukan suction untuk
mengeluarkan secret.

#Cara Melakukan Drainase Postural
=> Dilakukan sebelum makan untuk mencegah mual muntah dan menjelang tidur
malam untuk meningkatkan kenyamanan tidur.
=> Dapat dilakukan dua kali sehari, bila dilakukan pada beberapa posisi tidak
lebih dari 40 -60 menit, tiap satu posisi 3-10 menit
=>Posisi drainase postural dilihat pada gambar
#Evaluasi Setelah Dilakukan Drainase Postural
=> Auskultasi : suara pernapasan meningkat dan sama kiri dan kanan
=> Inspeksi : dada kanan dan kiri bergerak bersama-sama
=> Batuk produktif (secret kental/encer)
=> Perasaan klien mengenai darinase postural (sakit, lelah, lebih nyaman)
=> Efek drainase postural terhadap tanda vital (Tekanan darah, nadi,
respirasi, temperature)
=> Rontgen thorax
#Drainase postural dapat dihentikan bila:
=> Suara pernapasan normal atau tidak terdengar ronchi
=> Klien mampu bernapas secara efektif
=> Hasil roentgen tidak terdapat penumpukan sekret
2. Perkusi Dada
Perkusi dilakukan pada dinding dada dengan tujuan melepaskan atau
melonggarkan secret yang tertahan.
#Indikasi Klien Yang Mendapat Perkusi Dada
=> Perkusi secara rutin dilakukan pada pasien yang mendapat drainase postural,
jadi semua indikasi drainase postural secara umum adalah indikasi perkusi.
#Cara Melakukan Perkusi Dada
=> Perkusi dilakukan dengan kedua telapak tangan perawat membentuk “setengah
bulan” atau “mangkuk” dengan jari-jari tangan rapat, secara bergantian tepukan
telapak tangan di atas dada klien selama 1-2 menit.

=> Kecepatan dari perkusi masih kontroversi, sebagian mengatakan
bahwa teknik yang cepat lebih efektif, tetapi ada yang mengatakan bahwa teknik
yang lambat lebih santai sehingga klien lebih suka yang lambat.

=> Hindari daerah-daerah klavikula, sternum, scapula, vertebra,
ginjal, limpa.
3. Vibrasi
Vibrasi merupakan kompresi dan getaran manual pada dinding dada dengan
tujuan menggerakkan secret ke jalan napas yang besar.
#Cara Melakukan Vibrasi
=> Vibrasi dilakukan hanya pada waktu klien ekspirasi.
=> Letakkan tangan, telapak tangan menghadap ke bawah di area yang didrainase,
satu tangan di atas tangan yang lain.
=> Instruksikan klien untuk napas lambat dan dalam melalui hidung hembuskan
melalui mulut dengan bibir dimonyongkan selama proses vibrasi, tujuannya
memperpanjang fase ekspirasi.
=> Ketika klien menghembuskan napas getarkan telapak tangan, hentikan saat
klien inspirasi. Lakukan vibrasi 5 kali ekspirasi.

2 KOMENTAR

Tinggalkan Komentar