Jaga Kesehatan Gigi, Siwak Adalah Solusi

SenyumPerawat.com – Kesehatan gigi dan mulut adalah sangat penting karena gigi dan gusi yang rusak dan tidak dirawat akan menyebabkan rasa sakit, gangguan pengunyahan dan dapat mengganggu kesehatan tubuh lainnya. Mulut merupakan suatu tempat yang sangat ideal begi perkembangan bakteri. Bila tidak dibersihkan dengan sempurna, sisa makanan yang terselip bersama bakteri akan bertambah banyak dan membentuk koloni yang disebut plak, yaitu lapisan film tipis, lengket dan tidak berwarna.

Plak merupakan tempat pertumbuhan ideal bagi bakteri yang dapat memproduksi asam. Jka tidak disingkirkan dengan melakukan penyikatan gigi, asam tersebut akhirnya akan menghancurkan email gigi dan akhirnya menyebabkan gigi berlubang. Selain itu, plak ini juga berpengaruh terhadap kesehatan jaringan pendukung gigi seperti gusi dan tulang pendukungnya. Hal ini disebabkan oleh bakteri yang menempel pada plak diatas permukaan gigi dan di atas garis gusi. Kuman- kuman pada plak menghasilkan racun yang merangsang gusi sehingga terjadi radang gusi, dan gusi menjadi mudah berdarah. Menyikat gigi adalah cara untuk membersihkan kotoran lunak pada permukaan gigi dan gusi.

Menjaga kesehatan dan kebersihan mulut sangatlah penting terutama di fase gigi campuran ini. Keberadaan gigi campur menjadikan gigi dalam keadaan rentan. Apalagi bila ditambah dengan mengkonsumsi makanan yang manis-manis dan lengket. Bila Anda menjaga kebersihan gigi anak dengan menyikatnya 2 kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride maka kemungkinan gigi mereka mengalami kerusakan akan menurun. Dan bila anak Anda mengalami tanda-tanda kerusakan gigi (terlihat dari noda pada gigi) atau bila mereka merasakan sakit, sebaiknya segera mengunjungi dokter gigi. Penyakit dan kerusakan gigi susu dapat menular kepada gigi tetap seiring dengan pemunculan gigi tetap. Gigi susu geraham biasanya tidak tanggal hingga anak berusia 10 – 12 tahun, jadi banyak waktu untuk menularkan kerusakan gigi kepada gigi tetap yang telah tumbuh karena letaknya berdekatan. Bila menyebar ke akar gigi, maka infeksi pada gigi susu dapat merusak gigi tetap yang terletak persis dibawahnya.

Dampak tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut:

  1. Sakit gigi
  2. Gusi berdarah dan bengkak
  3. Karies gigi (gigi berlubang)
  4. Nafas tidak segar/ bau mulut
  5. Gigi goyang
  6. Gigi kuning
  7. Gigi sensitif/linu
  8. Sariawan
  9. Karang gigi

Beberapa cara menjaga kesehatan gigi dan mulut:

  1. Menyikat gigi minimal 2 kali sehari setiap pagi hari setelah sarapan dan sebelum tidur, atau lebih bagus setiap akan melaksanakan sholat.
  2. Gunakanlah sikat gigi khusus untuk anak-anak karena dirancang dengan bulu sikat yang lembut dan kepala sikat yang kecil untuk memudahkan menyikat mulut.
  3. Gunakanlah takaran pasta gigi yang normal. Anak sudah bisa memberikan pasta gigi orang dewasa. Namun bila mereka tak menyukai rasanya, Anak boleh menggantinya lagi dengan pasta gigi khusus anak usia 6 – 12 tahun yang memiliki rasa lembut dengan takaran fluoride yang disesuaikan.
  4. Sikat seluruh permukaan gigi dan sikatlah gigi selama 2 menit
  5. Ganti sikat gigi setiap 3 bulan atau jika bulu sikat sudah tidak bagus lagi.
  6. Hindari kebiasaan mengemil makanan manis dan lengket diantara waktu makan misal permen, coklat, soda, dan lain sebagaiya serta makan makanan yang mengandung asam misal cuka, asam jawa, kunyit karena dapat mengikis lapisan email gigi.
  7. Perbanyak konsumsi makanan berserat, buah- buahan seperti apel, melon, pepaya, bengkuang dan wortel karena dapat membantu membersihkan sisa- sisa makanan yang menempel di sela- sela gigi dan mengurangi bau mulut.
  8. Ajak orangtua untuk membicarakan pada dokter gigi untuk informasi lebih lanjut tentang menjaga gigi anak agar tetap bersih setiap 6 bulan sekali

Teknik gosok gigi:
#Pemilihan Sikat Gigi

  • Untuk anak pilih sikat gigi yang kecil baik tangkai maupun kepala sikatnya, sehingga mudah dipegang dan tidak merusak gusi.
  • Bulu sikat jangan terlalu keras/ terlalu lembut dan terlalu jarang. Pilih yang bulu sikatnya lembut tapi cukup kuat untuk melepas kotoran di gigi.
  • Ujung kepala sikat menyempit hingga mudah menjangkau seluruh bagian mulutnya yang relatif mungil.
  • Ujung sikat gigi dan ujung bulu sikat sedekat mungkin, bila tidak ujung sikat gigi sudah mentok ke bagian belakang tapi bulu sikat tidak kena gigi, jadi ada bagian yang gigi yang tidak tersikat. Ini biasa terjadi pada gigi geraham bungsu.

#Cara Menyikat Gigi

  • Letakkan posisi sikat 45 derajat terhadap gusi
  • Gerakkan sikat dari arah gusi ke bawah untuk gigi rahang atas (seperti mencungkil)
  • Gerakkan sikat dari arah gusi ke atas untuk gigi rahang bawah
  • Lalu lakukan gerakan memutar perlahan, dengan demikaian plak akan terlepas dari setiap gigi
  • Sikat seluruh permukaan yang menghadap bibir dan pipi serta permukaan dalam dan luar gigi dengan cara tersebut
  • Sikat permukaan kunyah gigi (gigi geraham) dari arah belakang ke depan
  • Jangan lupa sikat juga permukaan lidah agar makanan yang masih menempel bisa hilang dengan maksimal
  • Jangan lupa kumur- kumur sebanyak 2-3 kali, fungsinya untuk membilas seluruh permukaan rongga mulut yang sudah disikat.

#Frekuensi Sikat Gigi

  • Minimal dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur (lebih baik setiap sebelum sholat).
  • Sebaiknya sikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung flour yang dapat menguatkan email.
  • Untuk anak- anak berikan pasta gigi dengan rasa buah, sehingga anak gemar menggosok gigi.

Dalil seputar siwak

Sabda Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Siwak merupakan kebersihan bagi mulut dan keridhoan bagi Rob”. (Hadits shohih riwayat Ahmad, irwaul golil no 66). (Syarhul mumti’ 1/120 dan taisir ‘alam 1/62).

“Kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan wudlu. (Hadits riwayat Bukhori dan Muslim, irwaul golil no 70)

Telah meriwayatkan Syuraih bin Hani, beliau berkata :”Aku bertanya kepada ‘Aisyah : “Apa yang dilakukan pertama kali oleh Rasulullah jika dia memasuki rumahnya ?” Beliau menjawab :”Bersiwak”. (Hadits riwayat Muslim, Irwaul Golil no. 72)

Dari Hudzaifah ibnul Yaman radhiyallahu ‘anhu, dia berkata : “Adalah Rosulullah jika bangun dari malam dia mencuci dan menggosok mulutnya dengan siwak”. (Hadits riwayat Bukhori)

Bahkan dalam setiap keadaan pun boleh bagi kita untuk bersiwak. Sesuai dengan hadits di atas (السِّوَاكَ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِّ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ). Dalam hadits ini Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memutlakkannya dan tidak mengkhususkannya pada waktu-waktu tertentu. Oleh karena itu siwak boleh dilakukan setiap waktu (Syarhul mumti’ 1/120, fiqhul islami wa adillatuhu 1/300), sehingga tidak disyaratkan
hanya bersiwak ketika mulut dalam keadaan kotor (Syarhul mumti’ 1/125).

Siwak adalah nama untuk dahan atau akar pohon yang digunakan untuk bersiwak. Oleh karena itu semua dahan atau akar pohon apa saja boleh kita gunakan untuk bersiwak jika memenuhi persyaratannya, yaitu:

  1. Harus lembut, sehingga batang atau akar kayu yang keras tidak boleh digunakan untuk bersiwak karena bisa merusak gusi dan email gigi.
  2. Bisa membersihkan dan berserat serta bersifat basah, sehingga akar atau batang yang tidak ada seratnya tidak bisa digunakan untuk bersiwak.
  3. Seratnya tersebut tidak berjatuhan ketika digunakan untuk bersiwak sehingga bisa mengotori mulut. (syarhul mumti’ 1/118)

Sebagian ulama berpendapat tidaklah dikatakan bersiwak dengan sikat gigi adalah sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam karena siwak berbeda dengan sikat gigi. Siwak memiliki banyak kelebihan dibandingkan sikat gigi. Namun pendapat yang benar bahwasanya jika tidak terdapat akar atau dahan pohon untuk bersiwak maka boleh kita bersiwak dengan menggunakan sikat gigi
biasa karena illah (sebab) disyariatkannya siwak adalah untuk membersihkan gigi.

Sources:

  1. Mansjoer, Arif. 2001. Kapita Selekta Kedokteran. Fakultas Kedokteran UI. Media Aesculapius
  2. Pine, M. C. 1997. Communite Oral Heath. Reed educational and Profesiional Publishinng Ltd
  3. www.kesehatangigidanmulut.com
  4. www.Sikatgigipagimalam.com
  5. www.firanda.com

Editor: Destur

Tags

Destur Purnama Jati

Seorang penulis blog dan juga Youtube creator. Selain itu juga berkiprah di dunia EO (Event Organizer) terutama dibidang kesehatan. Terkadang juga mengisi pelatihan seputar PPGD dan sejenisnya.

Related Articles

5 Comments

  1. loading...
  2. Saya pernah dengar mengenai siwak ini, katanya bagus untuk kesehatan gigi dan mulut. Katanya juga sering dipakai oleh orang-orang tradisional dulu. Tanaman apa aja ya yang bisa dipakai untuk siwak?

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker